Pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, Madrasah Aliyah (MA) Al I’tisham Playen, Gunungkidul, melaksanakan kegiatan Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) berbasis komputer di Laboratorium Komputer madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan madrasah dalam menghadapi pelaksanaan tes resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama serta sebagai sarana latihan bagi peserta didik agar terbiasa mengikuti ujian berbasis digital.
Simulasi TKA ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang akan menjadi peserta ujian tahun pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan simulasi bertujuan untuk mengenalkan sistem ujian berbasis komputer, melatih kedisiplinan waktu, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang tersedia di madrasah. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini karena sistem ujian digital memberikan pengalaman baru yang lebih modern dan efisien dibandingkan sistem manual berbasis kertas.

Dalam pelaksanaan simulasi, peserta menjalani sejumlah soal yang mencakup bidang kemampuan literasi membaca, numerasi, dan penalaran umum. Proses simulasi dilakukan dengan sistem terjadwal, di mana setiap sesi diatur agar seluruh siswa dapat memperoleh kesempatan menggunakan perangkat komputer yang tersedia. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memastikan jaringan, server lokal, dan aplikasi ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
Laboratorium Komputer MA Al I’tisham yang baru saja dioperasikan menjadi pusat utama pelaksanaan simulasi ini. Fasilitas tersebut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan evaluasi berbasis komputer yang kini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan madrasah modern. Dengan adanya simulasi ini, madrasah dapat melakukan evaluasi terhadap kesiapan perangkat, stabilitas jaringan, serta kemampuan peserta didik dalam mengoperasikan sistem ujian.
Pelaksanaan simulasi TKA di MA Al I’tisham Playen menunjukkan keseriusan madrasah dalam mendukung program digitalisasi asesmen pendidikan nasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menghadapi ujian sesungguhnya dengan lebih percaya diri, terampil, dan siap secara mental maupun teknis. Madrasah juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar setiap peserta didik mampu menampilkan hasil terbaik dalam asesmen mendatang.